Tidak Terbukti Perkosa Anak Kandung, Kader PDIP di Lombok Dinyatakan Tidak Bersalah

Rabu, 9 Agustus 2023 – 15:59 WIB

Lombok – Seorang Kader PDI Perjuangan di Kecamatan Sekotong Lombok Barat diamuk massa lantaran dituduh memperkosa anaknya hingga hamil. Korban berinisial S sempat dirawat intensif rumah sakit pasca penganiayaan.

Baca Juga :

Pelapor Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Diperiksa Polisi

Belakangan terungkap pengakuan anak korban bahwa ayahnya tidak memperkosa dirinya. Bahkan hasil visum menunjukkan korban tidak hamil dan terdapat luka lama di kemaluan korban. Bahkan korban mengaku pernah berhubungan badan dengan kekasihnya, bukan dengan ayahnya.

Polda NTB telah mengeluarkan keputusan terhadap Kejaksaan Tinggi NTB yang menyatakan terduga pelaku berinisial S tidak terbukti berbuat asusila kepada anaknya. Surat Polda NTB tersebut bernomor B/87a/VIII/RES.1.4/Ditreskrimum perihal pemberitahuan penetapan anak yang berkonflik dengan hukum.

Baca Juga :

Dipukul Polisi saat Pembubaran Warga, Dua Aktivis LBH Padang Bikin Laporan ke Mapolda Sumbar

Bakal caleg PDIP di Lombok Barat diamuk massa karena menyetubuhi anak kandungnya

Bakal caleg PDIP di Lombok Barat diamuk massa karena menyetubuhi anak kandungnya

Kuasa hukum S, Tohri mengatakan kliennya dinyatakan tidak terbukti bersalah setelah melalui serangkaian penyidikan kepolisian.

Baca Juga :

Dua Jalur Pendakian Sempat Ditutup, Begini Update Penanganan Kebakaran di Gunung Rinjani

“Pada surat itu menyebutkan klien kami terbukti tak bersalah. Kita diinformasikan oleh pihak Polda NTB pada pukul 13.00 Wita,” ujarnya.

Dia juga meminta Polres Lombok Barat mengusut dan menangkap pelaku aksi main hakim sendiri yang membuat kliennya yang tidak bersalah harus masuk rumah sakit.

Halaman Selanjutnya

“Klien kami terbukti tidak bersalah atas tuduhan asusila. Oleh karena itu, kasus penganiayaan harus diusut tuntas,” katanya.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  20 Contoh Puisi tentang Pendidikan untuk Tugas Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *