Tak Jadi ke Thailand, China Sasar Semarang untuk Investasi Bidang Industri



Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menegaskan siap memfasilitasi rencana China tersebut. Ia mengungkapkan, Zhejiang International Group Co. Ltd, perusahaan bidang kesehatan asal China, menilai iklim investasi di provinsi Jawa Tengah sangat menjanjikan. Mereka menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan investasinya.

“Indonesia membutuhkan investor dalam rangka membangun ekonomi, khususnya di Jawa Tengah. Kami menyambut baik dan akan mendukung rencana investasi bidang kesehatan ini,” katanya, seusai menerima kunjungan Kepala Zhejiang International Group, Gao Bingxue, di Semarang, Rabu (15/10), seperti dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.





Penanaman investasi ini juga semakin meningkatkan kerja sama antara pemerintah Indonesia, dalam hal ini Pemprov Jateng dengan pemerintah China yang sudah terjalin sejak lama. Ia menegaskan, Pemprov Jateng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada setiap investor yang akan berinvestasi di provinsi setempat.

Sejumlah layanan yang diberikan di antaranya mempermudah perizinan dan menjaga situasi kondusif wilayah, serta penyiapan tenaga kerja melalui peningkatan program sekolah vokasi dan pelatihan kerja.

“Di Jawa Tengah ini kondusif. Kami mendukung investasi ini, kami mempunyai pekerja yang berapa pun jumlahnya kita siap,” ujar Nana.

Kepala Zhejiang International Group, Gao Bingxue, mengatakan, investasi perusahaan kesehatan tersebut rencana akan ditempatkan di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. Luas lahan untuk investasi tersebut sekitar 200 hektare.  

“Semarang akan menjadi tempat pertama investasi bidang kesehatan dari kami. Saya sudah lihat KIW dan sangat bagus. Fasilitas seperti air, listrik, dan pengiriman lebih murah. Kami akan tindak lanjuti hasil ini setelah pulang ke Tiongkok,” ujarnya.

Semula, Gao akan menanamkan investasinya ke Thailand. Namun, setelah mendapatkan rekomendasi dari rekan lain tentang Jawa Tengah, ia pun mencoba mempelajarinya.

Baca Juga  Kunker ke Kaltim, Jokowi Groundbreaking Bandara IKN Hingga Gedung Bank Indonesia

Dikatakan Gao, pertimbangan lain memilih Jawa Tengah karena populasinya besar. Selain itu,  upah minimum tenaga kerja di Jawa Tengah yang dinilai lebih bagus dari daerah lain.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *